Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik (Tathirul I’tiqad)

Kategori: Buku Saku » Gema Ilmu » Tauhid & Aqidah | 290 Kali Dilihat
Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik (Tathirul I’tiqad) Reviewed by jabalagency on . This Is Article About Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik (Tathirul I’tiqad)

Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik   Judul Asli : Tath-hir Al-I’tiqad Penulis : Al-Imam Muhammad bin Al-Amir Ash-Shan’ani Penerjemah : Abu ‘Athiyyah As-Sorowaky Penerbit : Gema Ilmu Ukuran : 10 cm x 15 cm Jumlah Halaman : 115 Buku ini adalah terjemahan dari kitab Tathirul I’tiqad ‘An Adranil Ilhad. Buku… Selengkapnya »

Rating: 4.5
Harga: Rp 14.000 Rp 12.000
Order via SMS

085768978610

Format SMS/WA : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.1 Kg
27-11-2016
Detail Produk "Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik (Tathirul I’tiqad)"

Sucikan Aqidah dari Noda-noda Syirik

 

Judul Asli : Tath-hir Al-I’tiqad
Penulis : Al-Imam Muhammad bin Al-Amir Ash-Shan’ani
Penerjemah : Abu ‘Athiyyah As-Sorowaky
Penerbit : Gema Ilmu
Ukuran : 10 cm x 15 cm
Jumlah Halaman : 115

Buku ini adalah terjemahan dari kitab Tathirul I’tiqad ‘An Adranil Ilhad. Buku ini ditulis sebagai bentuk keprihatinan tatkala penulis melihat dan mengetahui perbuatan kesyirikan yang terjadi pada berbagai kota, desa, dan banyak negara-negara Islam. Dimana muncul keyakinan bahwa kuburan-kuburan bisa memberikan manfaat atau menimpakan bahaya. Dan ada orang-orang hidup yang mengaku mengetahui perkara-perkara ghaib dan mempu menyingkap hal-hal yang tersembunyi. Padahal orang itu berasal dari orang-orang yang rusak, yang tidak hadir shalat di masjid kaum muslimin, tidak terlihat ruku’ dan sujud kepada Allah, tidak mengenal Al-Quran dan As-Sunnah, dan tidak takut kepada hari manusia dibangkitkan dan diperhitungkan amal perbuatannya.

Di masa ini pun demikian pula kenyataannya. Doa, istighatsah, isti’anah, raja’, meminta hajat kepada makhluk itu. Praktek sihir dan perdukunan pun merebak.
Bagaimanakah hal ini dalam timbangan Al-Quran dan As-Sunnah? Al-Imam Ash-Shan’ani telah menjelaskannya dalam buku ini.
Selamat menyimak….

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter
error: Content is protected !!
Hubungi Kami via WhatsApp