Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi

Kategori: Bantahan » Bidah » Manhaj » Toobagus Publishing | 368 Kali Dilihat
Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi Reviewed by jabalagency on . This Is Article About Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi

Buku Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi Penulis: As-Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali Penerjemah : Abu Mujahid Penerbit : Toobagus Publishing Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 219 hal, uv, shrink Komunitas salafi tergolong ke dalam open society. Siapa saja dapat hadir dalam mejelis-majelis… Selengkapnya »

Rating: 1.0

Hubungi Kami

Order via SMS

085768978610

Format SMS/WA : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
09-11-2016
Detail Produk "Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi"

Buku Syaikh Abul Hasan Al Mishri, Hizbi Ngaku Salafi

Penulis: As-Syaikh Rabi bin Hadi Al-Madkhali
Penerjemah : Abu Mujahid
Penerbit : Toobagus Publishing
Ukuran : buku besar, 17,5 cm x 25 cm, soft cover, 219 hal, uv, shrink

Komunitas salafi tergolong ke dalam open society. Siapa saja dapat hadir dalam mejelis-majelis pengajian mereka. Seorang intel kepolisian dapat ikut pengajian mereka, kapanpun, segagaimana seorang penyusup dari sel-sel teroris dapat pula hadir disana untuk membuat keonaran.

Pada dasarnya, salafi adalah gerakan dakwah yang yang bersifat trans-nasional. Di Indonesia, komunitas salafi sekarang merujuk kepada ulama-ulama mereka di Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Yaman dan Kuwait. Mereka juga banayak merujuk kepada kitab-kitab Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, salah seorang ulama salafi yang pernah tinggal di Yordania.

Karena itu apa yang difatwakan para ulama mereka terkait permasalahan dakwah akan sampai ke tengah komunitas-komunitas salafi di berbagai belahan bumi ini. Diantara fatwa-fatwa mereka adalah fatwa tentang kesesatan Abul Hasan Al-Mishri.

Dari yang semula ingin beragama seperti Salaf As-shalih, Al-Mishri justru tertarik untuk beragama seperti anggota-anggota Ikhwanul Muslimin. Ia mulai berpikir seperti Hasan Al-Banna, lalu Sayyid Qutb dan belakangan Muhammad al-Ghazali.

Oleh karena itu, Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali salah seorang Syaikh salafi di Arab Saudi, tergerak meluruskan kesalahan Al-Mishri. Setelah bertahun-tahun berusaha menyadarkanya, Syaikh Rabi’ mulai mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berisi bentahan terhadap pemikiran Al-Mishri seperti buku terjemehan yang ada di tangan pembaca sekarang ini.

Tags: , ,

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter
error: Content is protected !!
Hubungi Kami via WhatsApp