Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah

Kategori: Fikih Thaharah » Gema Ilmu | 296 Kali Dilihat
Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah Reviewed by jabalagency on . This Is Article About Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah

Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah Penulis: Fahd bin Abdurrahman ad-Dausri Penerbit : Gema Ilmu Ukuran : buku kecil, 12 cm x 18 cm, soft cover, 100 hal, uv, shrink. Syarat diterimanya amalan tidak lain hanyalah berdasarkan tuntunan sang pembawa risalah tersebut, beliau Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Sallam yang mengajarkan kepada… Selengkapnya »

Rating: 4.5
Harga: Rp 27.000 Rp 23.000
Order via SMS

085768978610

Format SMS/WA : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.2 Kg
27-11-2016
Detail Produk "Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah"

Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rasulullah

Penulis: Fahd bin Abdurrahman ad-Dausri
Penerbit : Gema Ilmu
Ukuran : buku kecil, 12 cm x 18 cm, soft cover, 100 hal, uv, shrink.

Syarat diterimanya amalan tidak lain hanyalah berdasarkan tuntunan sang pembawa risalah tersebut, beliau Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Sallam yang mengajarkan kepada para shahabat dan diabadikan dalam kumpulan hadits oleh para ulama tanpa ada yang terlewatkan. Tapi mengapa banyak kaum muslimin yang beribadah tidak sesuai ajaran yang sudah disyariatkan tersebut, jawabannya adalah karena sedikitnya pengetahuan mereka tentang perkara yang benar dan sikap fanatif golongan sehingga menghalangi mereka untuk mengenal kebenaran yang sesungguhnya.

Buku yang ditulis seorang ulama bertutur tentang tata cara bersuci sebelum shalat memberikan penjelasan penting, jelas, dan sistematis sehingga bagi siapapun yang ingin mengetahui tata cara wudhu yang benar sesuai syariat, buku ini menjadi referensi penting dalam beramal untuk mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena syarat  diterimanya amalan hanyalah karena keikhlasan dan sesuai tutunan Rasulallah Shalallahu’alaihi wa Sallam. Pembahasan dalam buku ini mencakup;

Tak bisa dipungkiri lagi beragam praktek ibadah di masyarakat kita temukan berbeda antara satu dengan yang  lain karena sebuah alasan klasik, inilah ajaran yang kami dapatkan dari guru-guru kami, ini sudah menjadi kebiasan di tempat kami, atau kami tidak menerima penjelasan apapun selain dari guru kami, dan begitu seterusnya untuk menolak kebenaran yang dibawa oleh seorang yang ditunjuk langsung sang pemilik risalah. Demikianlah fenomena ini terjadi dan terus diwariskan dari generasi ke generasi yang hanya sekedar ikut-ikutan semata tanpa ada kemauan untuk mencoba memahami permasalahan sebenarnya.

Tags:

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter
error: Content is protected !!
Hubungi Kami via WhatsApp