Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah

Kategori: Gema Ilmu » Manhaj » Nasehat | 392 Kali Dilihat
Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah Reviewed by jabalagency on . This Is Article About Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah

Buku Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah Keadaan muslimin di atas satu akidah, satu petunjuk, dan satu jalan hidup adalah sebuah kenikmatan dan kebahagiaan bagi para pemeluknya. Karena dengan persatuan dan persaudaraan islam, Allah akan memberikan rahmat dan kenikmatan-kenikmatan lainnya serta menjauhkan mereka dari murka Allah. Persatuan juga merupakan satu… Selengkapnya »

Rating: 4.5
Harga: Rp 12.000 Rp 10.200
Order via SMS

085768978610

Format SMS/WA : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.35 Kg
04-10-2017
Detail Produk "Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah"

Buku Wahai Saudaraku, Bersatulah! Jangan Berpecah Belah

Informasi Buku
Penulis : Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Penerbit : Gema Ilmu
Harga Buku: RP 12000 | Kode Buku: M29

Keadaan muslimin di atas satu akidah, satu petunjuk, dan satu jalan hidup adalah sebuah kenikmatan dan kebahagiaan bagi para pemeluknya. Karena dengan persatuan dan persaudaraan islam, Allah akan memberikan rahmat dan kenikmatan-kenikmatan lainnya serta menjauhkan mereka dari murka Allah. Persatuan juga merupakan satu landasan penting untuk membangun kehidupan yang istiqamah di atas jalan Allah Ta’ala.

Namun apa jadinya bila ada di antara kaum muslimin yang sukanya membuat perpecahan, sukanya berselisih dan tidak bisa tenang bila kaum muslimin hidup tenang dalam persatuan islam? Yang akan terjadi adalah adzab Allah dan berbagai fitnah. Sehingga kaum muslimin sangat sulit untuk memperbaiki kehidupan baik duniawi dan keagamaannya. Bisa saja munculnua permusuhan, awalnya dari hati, lisan, kemudian sampai muncul dalam bentuk fisik nyata.

Sungguh keadaan jahiliyah sebelum diatasnya Nabi, manusia saat itu berada pada perpecahan dan permusuhan yang dahsyat, yang kuat memangsa yang lemah. Setiap kabilah mencari kesempatan untuk menyerang saingannya. Kemudian Allah mengutus Rasul-Nya untuk mengajak kepada persatuan dan berpegang teguh dengannya. Beliau juga memperingatkan dari perpecahan.

Sepantasnya kita bersyukur kepada Allah atas apa yang telah memberi kita berbagai kenikmatan. Kenikmatan mengenal madzhab Salafus Shalih yang terpancar dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah, bersyukur atas dakwah yang telah menenangi kita semua, dan mengahancurkan gelapnya kejahilan, syirik, khurafat, dan hizbiyyah.

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter
error: Content is protected !!
Hubungi Kami via WhatsApp